Thursday, December 25, 2014

Antara Bahagia dan Sedih

Suatu hari aku duduk-duduk di Smoking Area di DS.8 Bojonegoro, aku melihat kedepan ada empat orang duduk-duduk berhadapan disebuah meja, mereka asik merokok dan jari-jemarinya memainkan benda persegi empat, satu tertawa terbahak-bahak sambil memengang perutnya, saking lucunya rangkaian kata-kata yang dikirim dari seberang sana, yang tak ku tahu siapa yang mengirim berita itu, Apa Manusia-kah? Jin-kah Ia? atau Malaikat-kah Ia? pikiranku pun teralih dan ngak mau tahu jawaban dari pertanyaan tersebut, karena aku melihat yang satunya lagi, Ia bersedih menatap benda persegi empat-nya, Entah apa gerangan kawan itu?, aku pun tak mengerti? Aku pun terheran-heran dengan semua pemandangan dihadapanku itu, Aku pun tak habis pikir , kenapa semua orang menatap benda persegi empat-nya, ada yang tertawa, bersedih, dan berwajah masam, seperti kulit jeruk purut yang ngak karuan bentuknya.Ada apa dengan dunia ini, apakah manusia semua sudah gila! kadang menangis, tertawa dengan menatap benda yang tak aku mengerti itu? Aku pun menjerit dalam batin-ku " Tuhaaaan!!! tunjuki aku, ada apa gerangan semuanya ini, aku binguuuung, galaaaauuuu dengan semua ini" tak lama kemudian angin pun berhembus mendinginkan pikiran ini. Tiba-tiba aku berteriak " Ahaaaa" sontak semua orang memandangku, yang mengganggu keasikan mereka dengan benda empat persegi mereka. Aku mendapatkan bisikan jawaban dari Allah, kata-Nya begini "Kebahagian dan Kesediahan itu bisa kamu atur, tergantung bagaimana kamu mengarahkan pikiranmu, atau menyikapi keadaan yang kamu dapatkan dari penglihatan dan pendenganranmu, Tetapi Aku tidak mengharapkan kamu ber-Tuhan pada Pikiranmu, Tapi ber-Tuhan-lah padaKu yaitu Allah, Arrahman, Arrahim" aku pun hanyut dalam bisikan itu, tiba-tiba Kevin menepuk pundakku dan berkata " Are you OK". Aku pun terjaga dalam lamunanku.



No comments:

Post a Comment