Wednesday, December 17, 2014

Aku Tunggu Kamu Pukul 2:48 sore di Bojonegoro



Hari itu aku menunggu kedatangan sesuatu yang mahal yang tidak bisa dibeli dengan uang atau ditukarkan dengan segunung emas. Dia telah berjanji padaku akan datang pukul 2:48 sore dan memberikan kado terindah untukku, Dia membisikkan padaku “ Jika kamu lewat dengan waktu yang telah ku tetapkan,kamu tidak akan menemuiku lagi  dan tak akan pernah terulang lagi padamu, karena kesempatan ini hanya ada sekali seumur hidupmu” Aku pun tidak berpikir panjang lagi, aku basuh mukaku, kedua tanganku,rambutku, kedua telingaku, dan kedua kakiku, setelah itu aku angkat kedua telapak tanganku sambil menatap langit yang biru, aku lembutkan suaraku padaNya.

Tiba-tiba aku mendengar sayutan suara di kejauhan sana, yang memanggilku, tubuh ini merinding mendengar suaranya, bulu romaku berdiri, dan jantung ini berdetak kencang, akupun bertanya siapakah gerangan dia, yang tak tahu warna kulitnya, berkakikah dia, bertangankah dia,dan berkepalakah dia, sungguh aku tak  bisa mendapatkan wujudnya, hanya yang ku dapat suaranya. Aku melangkah menuju pintu ruangan dihadapanku, aku melihat didinding samping ruang itu ada jam yang menunjukkan pukul 2:48 sore. Jantungku berdetak kencang dan bertanya, mungkin Dia telah datang menemuiku. Subhanallah! Aku pun tersungkur sujud padaNya, Dia telah datang dihadapanku seperti janjiNya, bathinku bergejolak antara menangis dan bahagia, inilah Dia “Sang Waktu” harganya mahal sekali!!! Sehingga pikiranku bercahaya bak matahari menyinari bumi ini.  

No comments:

Post a Comment