Saudaraku, saya ingin bercerita sedikit tentang belajar berserah diri pada Allah. Ada suatu kata pepatah yang saya ingat : "jika untamu tidak mau kehilangan maka ikatlah ia di batang kayu yang kokoh setelah itu barulah kamu berserah diri pada Allah". Maksud dari kalimat tadi yaitu kita harus berpikir dan bertindak sekuat pontensi diri kita setelah itu boleh kita menyerahkan semua urusan pada-Nya bukan terserah Allah mau dikasih atau tidak, kalau memang itu milikku dia akan kembali. Saya pikir itu cara berpikir yang keliru dan menghasilkan sikap keliru atau sikap acu tak acuh.
Saudaraku, pada suatu ketika ada seorang pengusaha mencari pegawai baru untuk dijadikan karyawan diperusahannya setalah dites wawancara beliau diterima. Karyawan tersebut handal dalam bekerja. Dari hari ke hari, bulan berganti bulan dan tahun berganti tahun saya belajari dari situ. Bahwa karyawan tersebut mengundurkan diri sedangkan tenaga dan pikirannya masih dibutuhkan disitu dan pengusaha itu kaget dan stress karena pengusaha itu kualahan dan sibuk untuk berusaha menjalankan agar perusahaannya tetap berjalan dengan lancar. Dari sini lah saya belajar tentang "Ikatlah Untamu setelah itu Berserah Dirilah padaNya". Ilmu aplikasi dilapangan yang saya dapatkan dari hal ini, jika ingin me-rekrut karyawan, pengusaha harus menahan Ijazah karyawan tersebut atau surat berharga lain yang bisa menjadi jaminan untuk kelancaran perusahan tersebut dengan begitu karyawan tersebut tidak semena-mena keluar begitu saja sehingga pengusaha ada waktu untuk mencari penggantinya.
Semoga tulisan ini bermanfaat bagiku dan orang lain, amin

No comments:
Post a Comment