Saudaraku, kita hidup dalam tiga waktu. Tahukah Anda?? Hidup dalam tiga Waktu, yaitu : waktu kemaren, waktu sekarang, dan waktu yang akan datang. Kalau saya kaitkan dengan pemikiran orang terdahulu yang mengatakan " Jika aku berpikir maka aku ada dan jika aku tidak berpikir maka aku tiada". Saya pikir ini mengandung makna yang dalam di kehidupan ini. Dimana kita harus tetap berpikir atau selalu mengingat dari mana kita, dimana kita sekarang, dan akan kemana kita. Artinya kita harus berhati-hati dalam berpikir dan bertindak dalam hidup ini, yang nantinya akan menjadi goresan sejarah pribadi kita atau catatan-catatan yang harus dipertanggungjawabkan di akhirat kelak.. Semoga hidup ini bermakna bagi kehidupan ini, amin.
Semoga tulisan ini bermanfaat bagiku dan orang alain, amin.
Wednesday, April 24, 2013
Batasan Ilmumu sejauh Bahasa yang kamu ketahui
Saudaraku, hari ini saya berpikir tentang "Batasan Ilmu". Saya pernah membaca tentang " ilmu bahasa" disitu diterangkan tentang berbagai bahasa, mulai dari bahasa Indonesia, bahasa Inggris, bahasa Jerman, bahasa Jepang, dan bahasa Cina. Disini diterangkan bahwa batasan suatu ilmu seseorang berdasarkan sejauh mana ia menguasai bahasa-bahasa di dunia ini. Jika ia hanya bisa bahasa Indonesia maka batasan ilmunya sebatas ilmu yang dijelaskan dengan bahasa Indonesia. Jika ia bisa menguasai beberapa bahasa maka ilmunya akan bertambah pula. Jadi "batasan ilmumu sejauh bahasa yang kamu ketahui"
Semoga tulisan ini bermanfaat bagiku dan orang lain, amin.
Semoga tulisan ini bermanfaat bagiku dan orang lain, amin.
Kesabaran Itu tidak ada batasnya
Saudaraku, setelah saya mengikuti training MVS ( Motor Vehicle Safety ) yaitu pelatihan mengemudi dengan selamat yang diadakan oleh Chevron bahwa di jalan raya " yang waras ngalah" artinya yang akalnya sehat harus mengalah atau kita harus banyak sabar dan pada hakekatnya kesabaran itu tidak ada batasnya.
Mungkin selama ini, pemikiran kita tercemar bahwa kesabaran itu ada batasnya dalam praktek dan kenyataanya dalam kehidupan tidak seperti itu. Untuk selamat dunia akhir, kesabaran itu tidak ada batasnya sampai akhir hayat. Hal ini bisa diterapkan dijalan raya atau disemua lini kehidupan ini. Ingat.!!! Jangan Emosi!!!, Jangan Emosi!!!, dan Jangan Emosi!!!. Istigfarlah dengan selalu mengingat Allah dan mengingat mati.
Semoga tulisan ini bermanfaat untukku dan orang lain, amin
Mungkin selama ini, pemikiran kita tercemar bahwa kesabaran itu ada batasnya dalam praktek dan kenyataanya dalam kehidupan tidak seperti itu. Untuk selamat dunia akhir, kesabaran itu tidak ada batasnya sampai akhir hayat. Hal ini bisa diterapkan dijalan raya atau disemua lini kehidupan ini. Ingat.!!! Jangan Emosi!!!, Jangan Emosi!!!, dan Jangan Emosi!!!. Istigfarlah dengan selalu mengingat Allah dan mengingat mati.
Semoga tulisan ini bermanfaat untukku dan orang lain, amin
Wednesday, April 3, 2013
Lepaskan Bebanmu dengan Sedekah
Saudaraku, mulai saat ini aku ingin melepaskan bebanku. Tahukah Anda bagaimana melepaskan beban tersebut? Pernahkah Anda mendengar atau membaca pesan ini " Setiap manusia akan mempertanggungjawabkan Ilmu yang ia dapatkan dan kemana ia berikan dan harta yang ia dapatkan dan kemana ia berikan" Inilah yang saya katakan beban. Jika kita ingin cepat bergerak atau cepat naik prestasi kita, sebaiknya kita berikan ilmu kita ke orang lain dan juga harta. Alangkah baiknya titipkan harta kita ke orang lain dengan jalan sedekah. Semoga hal ini menjadi amal ibadah kita disisi Allah,amin.
Saudaraku, Insya Allah saya akan bergerak ke Cepu 8 April 2013 dan akan bergerak ke Middle East (Timur Tengah) bulan September 2013. Semoga perjalanan saya ini diberkati Allah, amin
Semoga informasi ini bermanfaat untukku dan orang lain, amin
Saudaraku, Insya Allah saya akan bergerak ke Cepu 8 April 2013 dan akan bergerak ke Middle East (Timur Tengah) bulan September 2013. Semoga perjalanan saya ini diberkati Allah, amin
Semoga informasi ini bermanfaat untukku dan orang lain, amin
Monday, April 1, 2013
Berikan Apa Yang bisa Kamu Berikan.
Saudaraku, hidup ini hanya sekali dan mari kita belajar " Berikan Apa Yang Bisa Kamu Berikan" Insya Allah ini-lah amal ibadah yang akan menemani kita di alam kubur nantinya.
Saudaraku, tiga hari yang lalu saya memutuskan untuk mengkursuskan istri saya untuk belajar mengemudi mobil. Keputusan ini berdasarkan dari pengalaman hidup ini. Disaat saya sakit dan anak-anak masih kecil,semetara saya harus dibawa kerumah sakit. Orang terdekat dengan saya adalah istri dan istri saya tidak bisa mengendarai mobil yang ada dirumah.Kesakitan fisik ini bertambah dengan beban pikiran saya, dan saya pun berniat untuk memberikan pelatihan mengemudi mobil kepada istri saya, jika saya sudah sembuh nantinya. Alhamdulillah sudah tiga kali istri saya melakukan kursus mengemudi tersebut. Semoga ia mahir dan selamat dalam mengemudi mobil tersebut dan menjadi amal ibadah untuknya, amin
Semoga tulisan ini bermanfaat, amin
Saudaraku, tiga hari yang lalu saya memutuskan untuk mengkursuskan istri saya untuk belajar mengemudi mobil. Keputusan ini berdasarkan dari pengalaman hidup ini. Disaat saya sakit dan anak-anak masih kecil,semetara saya harus dibawa kerumah sakit. Orang terdekat dengan saya adalah istri dan istri saya tidak bisa mengendarai mobil yang ada dirumah.Kesakitan fisik ini bertambah dengan beban pikiran saya, dan saya pun berniat untuk memberikan pelatihan mengemudi mobil kepada istri saya, jika saya sudah sembuh nantinya. Alhamdulillah sudah tiga kali istri saya melakukan kursus mengemudi tersebut. Semoga ia mahir dan selamat dalam mengemudi mobil tersebut dan menjadi amal ibadah untuknya, amin
Semoga tulisan ini bermanfaat, amin
Subscribe to:
Comments (Atom)




